Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Ini Penjelasannya!

Ada banyak data yang kita temukan setiap hari. Tapi tahukah kamu? Tidak semua data itu sama. Ada dua jenis data yang bisa diteliti, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. 

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan juga bisa digunakan untuk kepentingan yang berbeda. Itulah mengapa penelitian kualitatif dan kuantitatif tidak bisa disamakan.

Di artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang perbedaan kualitatif dan kuantitatif, tidak hanya dari pengertiannya, tapi juga metodenya. Yuk simak selengkapnya!

Perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif dari Pengertiannya

Perbedaan kualitatif dan kuantitatif yang utama adalah sifatnya. Data kuantitatif bersifat tetap dan numerik alias bisa diukur menggunakan angka. Sedangkan, data kualitatif bersifat subjektif dan bersifat lebih deskriptif.

ilustrasi saat mengecek perbedaan data kualitatif dan kuantitatif

Perbedaan lainnya dapat dilihat dari penggunaannya. Data kuantitatif cocok digunakan saat mengetes atau mengkonfirmasi sebuah teori. Kamu pun bisa menggunakannya untuk membuat estimasi dan mengecek hubungan sebab akibat antar variabel.

Sedangkan data kualitatif cocok digunakan untuk menggali konsep atau pemikiran tertentu. Itulah mengapa jenis data ini sangat berguna apabila kita sedang meneliti topik-topik yang bersifat eksploratif dan sulit diukur dengan angka.

Sebagai ilustrasi, berikut adalah penggambaran dari kedua jenis data tersebut:

  • Ketika berat sebuah benda diukur dan diketahui bahwa beratnya adalah 10 Kilogram, maka data ini termasuk ke dalam data kuantitatif.
  • Ketika seorang responden mengangkat sebuah benda, kemudian dia berpendapat bahwa benda tersebut berat, maka data ini termasuk ke dalam data kualitatif.

Perbedaan Metode Kualitatif dan Kuantitatif dari Sumber Data

Perbedaan metode kualitatif dan kuantitatif juga bisa dilihat dari sumber datanya. Sebab keduanya memiliki metode pengumpulan dan sumber yang berbeda:

  • Sumber data kualitatif umumnya adalah sumber data yang sifatnya deskriptif dan konseptual, contohnya seperti hasil wawancara, observasi, survei, dan juga studi kasus.
  • Sumber data kuantitatif dapat menyediakan informasi yang sifatnya numerik dan mudah diukur, contohnya seperti hasil eksperimen dan survey yang menggunakan pertanyaan tertutup (close ended).

Untuk semakin memperjelas perbedaan metode kualitatif dan kuantitatif, mari kita bahas tentang masing-masing pengumpulan kedua jenis data tersebut di bagian selanjutnya!

Baca juga: Teknik Analisis Data serta Jenisnya

Metode Pengumpulan Data Kuantitatif

Berikut adalah beberapa metode yang kerap digunakan saat mengumpulkan data kuantitatif:

  • Survei – Metode ini menggunakan kuesioner sebagai alat untuk mengumpulkan data. Umumnya pengukurannya dilakukan menggunakan skala tertentu.
  • Observasi – Sesuai dengan namanya, metode ini menggunakan pengamatan sebagai cara mengumpulkan data. Kemudian, hasil pengamatannya dihitung menggunakan indikator numerik.
  • Eksperimen – Metode ini digunakan untuk melihat pengaruh atau hubungan antar variabel. 
  • Dokumentasi – Metode ini menggunakan dokumen dan sumber data sekunder lainnya untuk mengumpulkan data.

Jika kamu ingin tahu lebih dalam tentang seluruh metode tersebut, silakan kunjungi artikel kami yang membahas tentang teknik pengumpulan data kuantitatif

Metode Pengumpulan Data Kualitatif

Berbeda dengan data kuantitatif, berikut adalah beberapa metode yang kerap digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif:

  • Wawancara – Metode ini mengumpulkan data dengan cara mengajukan pertanyaan terbuka secara verbal ke responden. 
  • Focus group discussion – Metode ini memanfaatkan hasil diskusi antar responden sebagai sumber data. Umumnya diskusi terpusat pada sebuah topik.
  • Ethnography – Metode ini mengumpulkan data dengan cara mengobservasi objek penelitian, melakukan wawancara, hingga menggali dokumen.
  • Literature review – Hampir sama seperti metode dokumentasi, metode ini juga menggunakan sumber data sekunder untuk mengumpulkan data. Bedanya, metode ini lebih terfokus pada data yang bersifat subjektif.

Untuk belajar lebih dalam tentang berbagai metode pengumpulan data kualitatif, kamu juga bisa berkunjung ke artikel kami yang mengupas tuntas tentang teknik pengumpulan data kualitatif.

Sudah Paham Perbedaan Kualitatif dan Kuantitatif?

Nah, sekarang kamu sudah mengetahui berbagai perbedaan kualitatif dan kuantitatif. Intinya, data kualitatif bisa diukur secara numerik, sedangkan data kuantitatif bersifat lebih deskriptif. Keduanya juga memiliki sumber data dan metode pengumpulan data yang berbeda.

Jika kamu ingin terjun ke dunia data, tidak hanya wawasan data kuantitatif dan kualitatif saja yang perlu kamu miliki, tapi juga ilmu data science yang lengkap!

Oleh karena itu, Bitlabs menyediakan kursus persiapan kerja yang bisa kamu ikuti. Kamu bisa mendaftar ke kelas data science atau kelas data analysis, di mana kamu dapat mempelajari serba serbi ilmu data. Mulai dari bahasa pemrograman hingga machine learning.

Tertarik? Yuk klik tombol di bawah untuk cari tahu lebih lanjut tentang kelasnya:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Teknik Pengumpulan Data Kualitatif: Definisi dan Metodenya

Cara Membuat Grafik di Excel, Cepat dan Mudah!