membaca instagram insights

CuteCute LoveLove

Kupas Tuntas Instagram Insight dan Cara Membaca Datanya

Bayangin, kamu bikin akun Instagram untuk bisnismu. Tiga bulan berjalan ternyata engagement dan pertumbuhan followers-nya bikin jingkrak-jingkrak karena naik terus. 

Sayangnya, tiga bulan berikutnya semuanya jadi jalan di tempat, bahkan cenderung menurun. Kamu bingung apa sebabnya. 

Nah, kalau akunmu sudah jadi Instagram bisnis, kamu tak perlu lama-lama bingungnya. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memantau Insights. 

Insights menyuguhkanmu data komplit terkait performa Instagram yang dimiliki. Mulai dari level profil hingga jangkauan konten yang diposting. 

Artikel ini akan mengupas tuntas tentang Instagram Insight. Mulai dari pengertian, cara penggunaan, hingga fitur-fitur unggulan. Udah nggak sabar? Langsung aja, yuk!

Apa itu Instagram Insights?

Instagram Insights adalah tool analytics bawaan Instagram yang disediakan secara cuma-cuma. Untuk memperoleh Insights, akunmu harus beralih ke profil bisnis. 

Kalau profilmu masih personal sampai sekarang dan pengin mengubahnya, caranya gampang, kok! Ikuti tutorial di artikel Bitlabs tentang Instagram Bisnis

Di dalam Insights terdapat data terkait konten, demografi followers, hingga engagement yang bakal sangat membantu bisnismu. 

Informasi yang tersedia dapat kamu gunakan untuk memantau dan mengukur performa strategi marketing-mu yang kebetulan dijalankan di Instagram. 

Dari situ, kamu bisa terus memperbaiki bagian-bagian yang belum optimal maupun yang berpotensi untuk lebih dioptimasi. 

Bagaimana Cara Menggunakan Instagram Insights?

Tool analytics dari Instagram ini bisa dibilang lebih memudahkan penggunanya dibanding Google Analytics. Kenapa? Soalnya ia disematkan langsung di aplikasi. 

Integrasi itu bikin kamu tak perlu repot-repot membuka tautan baru. Tinggal pencet-pencet tombol, muncul, deh! 

Ada tiga cara mudah untuk mengakses Instagram Insights. 

insights menu

Cara pertama, buka profil Instagram-mu. Kemudian klik ikon garis-garis di pojok kanan atas (menu) dan pencet “Insights”. Langkah ini akan membuka halaman Insights secara keseluruhan. 

insights post menu

Cara kedua, kamu dapat mengakses Insights melalui tiap postingan yang telah diunggah. Tinggal buka konten yang diinginkan, lalu pencet “View Insights” di bawahnya. Langkah ini akan memberimu data terperinci tentang unggahan spesifik. 

Cara ketiga, di Story pun kamu dapat melihat performanya. Tinggal buka Story yang telah dibagikan, lalu klik “Seen by”, voila! Analytics-nya akan langsung terpampang nyata. 

Ketiga cara di atas sama-sama pentingnya. Apalagi kalau akunmu memang menyeriusi platform Instagram untuk mengoptimalkan exposure bisnis. 

Baca juga: 20 Instagram Tools Wajib yang Memudahkan Pekerjaanmu

Cara Membaca Data dari Fitur-fitur Instagram Insights

Sekarang kamu sudah benar-benar siap untuk mulai membedah fitur Insights satu per satu. 

Meski di awalnya mungkin kamu bakal merasa dibanjiri oleh banyak grafik, angka, dan data lainnya, nanti pelan-pelan pasti terbiasa. Enggak serumit itu, kok! Kita mulai, ya?

Ketika membuka Insights secara umum, kamu akan mendapati tiga tabs: Activity, Content, dan Audience. 

Masing-masing tab menyajikan data spesifik untuk keperluan berbeda. 

1. Activity

Di dalam Activity terdapat dua metriks: Interactions dan Discovery. 

Interactions

insights content interactions

Interactions menampilkan berapa kali pengguna melakukan interaksi dengan akun Instagram-mu dalam sepekan. 

Di dalamnya, data yang ada menghimpun banyak metriks lain:

  • Call: berapa kali pengguna memencet tombol call yang tertampil di profilmu
  • Comments: berapa banyak komentar yang diberikan oleh pengguna di postingan keseluruhan
  • Email: berapa kali pengguna mengklik tombol email di profil
  • Likes: berapa banyak likes yang didapat
  • Profile Visits: berapa banyak pengguna Instagram yang mengunjungi halaman profilmu
  • Website Clicks: berapa kali tautan yang ada di profil diakses oleh pengunjung

Gunanya buat apa, sih? 

Dari sini kamu bisa melihat dan melakukan evaluasi tentang engagement yang diterima dalam tujuh hari terakhir. Misalnya, mengapa engagement di hari Sabtu lebih tinggi dibanding hari Senin. 

Fitur ini semakin penting ketika akun bisnismu kebetulan juga memasang iklan di pekan itu. Kamu jadi tahu kapan waktu terbaik untuk mempromosikan sesuatu. 

Discovery

Beralih dari Interactions, ada pula Discovery. Ia menampilkan keseluruhan performa selama tujuh hari dengan menggunakan metriks marketing: reach dan impressions. 

Gunanya Discovery buat apa? Di sini kamu bisa melihat rasio antara jumlah pengguna yang berkunjung dengan jumlah impresinya. 

insights reach

Reach adalah jumlah total pengguna yang melihat kontenmu. Tak peduli berapa kali buka tutup foto atau video yang sama, pokoknya cuma dihitung satu kali. 

Beda dengan impressions yang menghitung berapa kali kontenmu ditampilkan dan dilihat oleh orang lain. Kamu lihat konten yang sama sampai seribu kali, nanti di laporan bakal dihitung seribu kali juga!

Kalau jumlah impression-mu tinggi, bisa jadi kontenmu sangat menarik dan bolak-balik dilihat orang. Sebaliknya, juga. Kalau impression-mu rendah, jangan-jangan kontenmu kurang menarik untuk orang.

Intinya, dari angka itu kamu bisa langsung melakukan evaluasi jenis konten. Jadi, kamu pun bisa merencanakan konten yang performanya bisa lebih baik. 

Interactions dan Discovery di masing-masing postingan

Selain di tab Insights umum, kamu bisa juga mengecek Interactions dan Discovery untuk konten solo. 

insights post

Caranya tinggal klik “View Insights” di masing-masing konten. 

Di bagian Interactions akan terlihat data: berapa kali konten dibagikan ulang; berapa jumlah likes, komentar, dan simpan gambar yang diterima; aktivitas pengguna setelah melihat postingan; hingga berapa orang yang mengecek profilmu setelah melihat kontenmu. 

Sedangkan di Discovery akan memperlihatkan berapa akun yang telah melihat unggahanmu, persentase pengguna yang tidak mengikuti akunmu, hingga berapa banyak followers baru pasca melihat konten yang ditampilkan. 

Impressions di Discovery ini pun menampilkan data dari mana orang bisa nemu kontenmu. Apakah dari tagar, feeds, maupun profil. 

Idealnya, dari data yang ada, persentase jumlah pengguna yang melihat tapi tidak mengikuti akunmu akan sangat tinggi. Namun, ingat, kamu jadi bisa menganalisis persentasenya. 

Lihat konten mana yang bikin orang follow akunmu setelah melihat postingan. Dari situ kamu bisa memperbaiki strategi medsos bisnismu. 

Misalnya: ternyata banyak pengguna yang datang karena tagar yang digunakan. Untuk postingan-postingan berikutnya kamu memastikan untuk menyertakan tagar yang punya performa tinggi tersebut. 

2. Content

Menu berikutnya fokus ke konten. Bagian ini akan menampilkan berapa kali kamu posting dalam sepekan. Ada juga perbandingan jumlah posting dengan pekan sebelumnya. 

Lebih lengkapnya, ada juga tiga sub-menu yang memberikan insight secara lebih detail:

  • Feed Posts: foto dan video yang kamu unggah di feed
  • Stories: Instagram Stories yang kamu bagikan
  • Promotions: konten berbayar yang kamu jalankan

Feed Posts

Di sini, kamu bisa melihat insights terkait konten sejak kamu mengubah profil ke versi bisnis. Kamu bisa lihat data dalam rentang dua tahun terakhir. 

Sayangnya, kamu tidak bisa mengecek data lama ketika akunmu masih versi personal. 

Insights akan mengurutkan data konten mulai dari yang performanya paling baik ke yang paling buruk. Kamu jadi gampang ngecek mana konten yang paling oke, kan?

Nah, lebih mantapnya lagi, kamu bisa memfilter Insights berdasarkan:

  • Keseluruhan postingan
  • Foto
  • Video
  • Postingan carousel

Di dalam Feed Posts kamu akan menemukan data yang lebih spesifik terkait suatu konten: 

  • Calls: jumlah akun yang memencet tombol telepon di profil setelah melihat postingan
  • Comments: jumlah komentar yang diterima
  • Emails: jumlah pengguna yang mengklik tombol email setelah melihat konten
  • Engagement: jumlah pengguna yang menyukai, berkomentar, dan menyimpan postingan
  • Follows: jumlah pengguna yang mengikuti akunmu setelah melihat postingan
  • Get directions: jumlah pengguna yang menekan tombol get directions setelah melihat konten
  • Impressions dan Views: total jumlah penayangan postingan
  • Likes: total like yang diterima di satu konten
  • Profile visits: berapa kali profilmu dibuka setelah pengguna melihat konten
  • Reach: jumlah pengunjung yang melihat kontenmu
  • Saved: jumlah pengguna yang menyimpan postinganmu
  • Texts: jumlah pengguna yang mengirim SMS setelah melihat kontenmu
  • Website Clicks: jumlah pengunjung yang mengeklik tautan web setelah melihat postingan

Stories

Insight yang ditampilkan di Stories sebenarnya kurang lebih sama dengan Feed Posts. Hanya saja, Stories  memperbolehkanmu mengatur tampilan data dalam jangka waktu: 24 jam, 7 hari, dan 14 hari. 

Detail insight untuk Stories mencakup:

  • Back: berapa kali pengunjung memencet layar untuk melihat kembali foto atau video sebelumnya yang kamu unggah di Stories
  • Calls: jumlah pengguna yang memencet tombol call di profil setelah melihat Stories
  • Emails: jumlah pengguna yang memencet tombol email di profil setelah melihat Stories
  • Exited: jumlah pencetan sebelum pengguna meninggalkan Stories-mu
  • Follows: jumlah akun yang mengikutimu setelah melihat Stories
  • Forwards: jumlah pencetan layar yang dilakukan pengguna untuk melihat Stories selanjutnya
  • Get Directions: jumlah pengguna yang memencet tombol get directions di profil setelah melihat Stories
  • Impressions: total penayangan Stories
  • Link Opens: berapa kali link yang tersemat di Stories dibuka oleh pengguna
  • Next Story: jumlah pengguna yang langsung loncat ke Stories akun lain
  • Profile Visits: jumlah kunjungan ke profilmu setelah mengguna melihat Stories
  • Reach: total pengguna yang membuka Stories
  • Replies: jumlah balasan yang diterima dari Stories
  • Texts: jumlah akun yang mengirim SMS setelah melihat Stories
  • Website Clicks: jumlah pengunjung yang mengklik tautan web setelah melihat Stories

Data tersebut dapat kamu gunakan untuk bahan evaluasi konten Stories. 

Persentase Back, Replies, Calls/Emails/Text, Follows, serta Link Opens yang tinggi menunjukkan kalau akunmu punya tingkat interaksi yang bagus. 

Begitu juga dengan persentase  Exited, Forwards, dan Next Story yang rendah. Ini juga menunjukkan kalau akunmu dinikmati orang.

Promotions

Bagian terakhir dari tab Content adalah Promotions. 

Di sini, kamu akan melihat performa konten yang kamu iklankan. 

Di dalamnya akan tersedia data:

  • Audience demographics: berisikan gender, usia, serta lokasi akses 
  • Engagement: jumlah likes, komentar, dan penyimpanan postingan yang diterima
  • Impressions: total penayangan postingan
  • Profile visits: berapa kali pengguna mengecek profil
  • Reach: jumlah akun yang melihat postinganmu

Gunakan Insights ini untuk mengevaluasi iklan yang kamu jalankan. Dengan begitu, kamu nggak asal keluar duit banyak hanya untuk dapat performa konten yang melempem. 

3. Audience

Ini adalah bagian terakhir dari Insights. Di sini, kamu bisa memahami audiens-mu dengan lebih baik dan membandingkan pertumbuhannya per pekan. 

audience insights locations

Di Audience kamu bisa melihat data tentang lokasi audiensmu berdasarkan kota maupun negara. 

audience insights 2 gender

Selain itu ada pula data gender dan rentang usia, serta gabungan data keduanya. 

Terakhir, ada juga data yang menunjukkan kapan waktu audiensmu paling aktif di Instagram. 

Kalau kamu mau info yang lebih detail, tinggal klik saja di visual grafiknya. Nanti angka persentasenya akan tampil otomatis. 

Berbekal semua data ini, kamu bisa merencanakan konten yang lebih relatable atau nyambung dengan audiensmu. 

Misalnya, kamu bisa sesuaikan konten dengan bahasa yang dipakai audiensmu. Bisa juga, kamu sambungkan topiknya dengan isu yang lagi tren di lokasi audiens.

Contoh lainnya, kamu bisa mengatur kapan waktu posting terbaik untuk dapatkan performa maksimal. 

Baca juga: 7+ Cara Jualan di Instagram Biar Ramai dan Laris Manis

Siap Pakai Instagram Insights? 

Akhirnya selesai juga! Kamu sudah tahu tentang Instagram Insights dari hulu sampai hilir. Sekarang saatnya kamu memakai semua data ini untuk memaksimalkan postingan Instagram-mu! 

Kamu kini bisa nilai sendiri. Mana strategi yang berhasil, mana strategi yang biasa saja, hingga mana yang gagal total. Jadi, kamu tidak mengulangi strategi yang salah di kemudian hari. 

Selamat mencoba dan good luck!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

aplikasi edit foto instagram paling kece

10 Aplikasi Edit Foto Instagram Terbaik yang Wajib Kamu Coba

ide bisnis digital untuk gen z

11+ Ide Bisnis Digital Terbaik untuk Gen Z