LSI keyword dan manfaatnya untuk SEO

Apa Itu LSI Keyword? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

Sebagai mesin pencari terpopuler, Google punya tujuan penting: menyediakan hasil pencarian terbaik untuk para penggunanya.

Tapi.. Bagaimana cara mereka melakukannya? Bukankah konteks pencarian tiap orang bisa berbeda-beda ya?

Contohnya, ketika orang mengetikkan kata “Palu” di kolom pencarian. Bagaimana cara Google membedakan hasil pencarian untuk Kota Palu dan hasil pencarian untuk palu perkakas?

Gampang, kuncinya ada di LSI keyword

Dengan mengidentifikasi keyword-keyword tertentu, Google akan mampu membaca konteks dari sebuah konten. 

Sehingga kontennya bisa muncul di hasil pencarian yang tepat.

Itulah mengapa LSI keyword itu penting. Jika kamu memasang keyword yang tepat, kontenmu akan lebih mudah ditemukan oleh target pengunjungmu.  

Mau belajar lebih dalam tentang LSI? Yuk disimak sampai akhir!

Apa itu LSI Keyword?

LSI (Latent Semantic Indexing) adalah sekumpulan keyword yang dapat memperjelas konteks dari sebuah konten.

Mari kita ambil contoh di atas. Misalkan Google ingin menampilkan konten untuk orang yang sedang mencari tentang Kota Palu. 

Maka Google akan menampilkan konten yang berisi keyword-keyword terkait kota palu. Contohnya seperti “kota”, “wilayah”, “sulawesi”, dan sejenisnya.

ilustrasi lsi kota palu

Sedangkan jika Google ingin menampilkan konten-konten terkait palu perkakas, mereka akan mengidentifikasi konten yang mengandung keyword-keyword seperti “perkakas”, “martil”, “paku”, dan sejenisnya.

ilustrasi lsi palu perkakas

Baca juga: Panduan Lengkap Teknik SEO yang Wajib Kamu Terapkan

Jadi, bisa dibilang kalau kegunaan LSI adalah menjadikan kontenmu relevan dengan suatu konteks/topik tertentu.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat di bagian selanjutnya!

Bagaimana Cara Kerja LSI?

Suatu ketika, Google melihat konten berisi tulisan seperti ini:

“Palu adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah. Wilayah yang jumlah penduduknya lebih dari 340 ribu penduduk ini memiliki beberapa tempat wisata yang indah. Contohnya seperti Danau SIbili dan Banua Oge”.

Dan Google dihadapkan pada dua pilihan. Manakah keyword yang lebih tepat untuk konten di atas?

perbandingan lsi kota palu dan palu perkakas

Jawabannya jelas. Pasti Google akan menampilkan kontennya untuk keyword Palu (Kota). Karena, kontennya berisi LSI keyword seperti “Ibukota”, “Sulawesi”, dan “Wilayah”.

Nah, sudah paham kan kegunaan LSI? Selanjutnya mari belajar tentang cara mencarinya!

Yuk Belajar Cara Mencari LSI Keyword!

Berikut adalah beberapa cara termudah untuk mengetahui LSI dari suatu keyword. Semuanya bisa kamu terapkan tanpa perlu mengeluarkan biaya sama sekali!

1. Menggunakan LSIGraph

halaman utama lsigraph

Sesuai dengan namanya, LSIGraph adalah alat khusus untuk mengidentifikasi LSI. Cara menggunakannya pun mudah.

Kamu tinggal mengetik keyword di kolom utama dan klik tombol Generate. Lalu, kamu akan melihat daftar LSI keywordnya.

Contohnya, berikut adalah hasil yang muncul ketika kamu mengetikkan keyword “kota palu” ke dalamnya:

contoh hasil analisis lsigraph

Ada banyak variabel yang bisa kamu temukan di dalamnya, seperti volume pencarian serta tren untuk masing-masing LSI keyword.

Tapi, walaupun kamu bisa menggunakan LSIGraph secara cuma-cuma, ada batasan yang akan kamu hadapi. Contohnya, kamu hanya bisa melakukan maksimal 3 pencarian per hari.

Jika kamu ingin menikmati fitur lengkap LSIGraph, kamu bisa berlangganan ke paket premiumnya mulai dari $27 hingga $37 per bulan.

2. Menggunakan Ubersuggest

halaman utama ubersuggest

Alat lain yang bisa kamu andalkan untuk mencari LSI keyword adalah Ubersuggest, yang mana merupakan karya dari pakar SEO kenamaan, Neil Patel.

Sebetulnya Ubersuggest punya fitur yang cukup banyak, karena mereka sendiri menawarkan dirinya sebagai “All-in-one SEO solution”. Tapi, mari kita fokus pada fitur pencarian keywordnya saja.

Sama seperti penggunaan LSIGraph, kamu tinggal memasukkan keyword utama ke dalam kolom utamanya. Setelah itu, kamu bisa ubah bahasanya ke Indonesia dan klik tombol Search.

Berikut adalah contoh hasilnya jika kamu memasukkan keyword “kota palu”:

hasil riset keyword ubersuggest

Di tabel ide keyword, kamu akan melihat berbagai LSI keyword yang terkait dengan main keywordnya. 

Sebisa mungkin kamu mengecek di tab Suggestions dan Related. Karena di dalamnya ada berbagai macam rekomendasi LSI yang kemungkinan cocok dengan kontenmu.

Baca juga: Cara Riset Keyword dengan Ubersuggest untuk Pemula

3. Melihat Hasil Autocomplete

Mau tahu cara yang lebih simpel lagi untuk mengetahui LSI? Kamu tinggal melihat hasil autocomplete di Google saja.

Contohnya, kamu bisa melihat apa saja keyword yang terkait dengan “kota palu”:

contoh hasil autocomplete google

Dari hasilnya, kamu bisa tahu bahwa keyword seperti “provinsi”, “terletak di”, dan “sekarang” relevan dengan keyword “kota palu”. 

Baca juga: 10+ Tools Wajib untuk Kamu yang Baru Mengenal SEO

Gunakan LSI Keyword untuk Konten yang Lebih Relevan!

Sepanjang artikel ini kamu sudah belajar tentang apa itu LSI, manfaatnya, cara kerjanya, serta cara mencarinya.

Dengan menyebar LSI keyword, kontenmu akan semakin relevan dengan keyword utama yang kamu targetkan. Itulah mengapa LSI menjadi salah satu bagian penting dari praktik SEO.

Nah, jika kamu tertarik untuk belajar lebih lanjut tentang SEO, kamu bisa mendapatkannya di Bitlabs! Di sini, kamu akan belajar cara membuat website + optimasinya serta basic digital marketing.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk daftar Bitlabs sekarang juga

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

5 Cara Menghasilkan Uang dari YouTube Selain AdSense!

5+ Langkah Mudah Cara Iklan di Instagram Ads