7 jenis website dan fungsinya

7+ Jenis Website Berdasarkan Fungsinya, Mana Pilihanmu?

Saat ini kamu sedang ingin membuat website. Tapi kamu masih bingung mau membuat website apa. Akhirnya kamu jadi penasaran. Apa saja sih jenis website yang bisa kamu buat?

Jawabannya: Banyak sekali. Masing-masing jenis website pun punya isi dan fungsi yang berbeda-beda.

Itulah mengapa di artikel ini, kita akan membahas berbagai macam jenis website yang paling populer. Mungkin salah satunya bisa jadi inspirasi untukmu.

Mau tahu? Yuk simak sama-sama!

7+ Jenis Website yang Harus Kamu Tahu

Berikut ini adalah berbagai jenis website yang dipilih berdasarkan fungsinya:

infografik jenis website

1. Blog

Pasti kamu sudah tidak asing dengan jenis website yang satu ini, kan? Sekarang saja kamu sedang membaca artikel di blog Bitlabs.

blog bitlabs

Jadi, blog adalah website yang umumnya digunakan untuk memposting konten. Baik dalam bentuk artikel, gambar, atau video.

Fungsi blog pun bermacam-macam. Mulai dari meluapkan tulisan-tulisan yang sifatnya personal, hingga mempromosikan konten untuk kepentingan bisnis.

Baca juga: 5+ Perbedaan Blog dan Website yang Perlu Kamu Tahu

2. Toko Online

Toko online (alias website e-commerce) adalah jenis website yang berfungsi sebagai toko virtual. Jadi, pengunjung bisa melihat berbagai macam produk atau layanan di dalamnya.

Apabila kamu sedang membangun bisnis, toko online bisa menjadi media yang tepat untuk mengembangkan bisnismu. Karena jika dikelola dengan tepat, kamu bisa meraih banyak pembeli baru di sana.

Salah satu contoh toko online yang bagus adalah toko online Eiger. Mereka mampu menyajikan nuansa toko online yang nyaman dan disertai dengan panduan belanja yang jelas.

contoh halaman produk eiger

3. Website Bisnis

Apakah kamu ingin melakukan aktivitas branding? Website bisnis lah solusinya.

Jenis website yang satu ini berfungsi untuk memperkenalkan bisnismu ke khalayak digital. Di dalamnya, kamu bisa menjelaskan sejarah bisnismu, produk-produknya, hingga nilai-nilai yang bisnismu pegang.

Contohnya, Siantar Top mempunyai website bisnis yang berisikan cerita tentang latar belakang brand mereka yang dilengkapi dengan berita-berita terbaru terkait bisnis mereka.

halaman utama website siantar top

Baca juga: 17+ Rekomendasi Aplikasi Mockup Website Terbaik

4. Website Pribadi

Jenis website ini umumnya digunakan oleh public figure, mulai dari selebritis hingga politikus. Karena fungsi utama website pribadi adalah untuk personal branding.

Tapi, kamu tidak perlu menjadi public figure kok untuk membuatnya.

Kamu hanya perlu mengisi websitenya dengan segala hal tentangmu. Contohnya seperti hobimu, pekerjaanmu, atau postingan-postingan yang terkait denganmu.

Contoh pengguna website pribadi adalah Merry Riana, motivator terkenal. Ia memanfaatkan websitenya untuk mempromosikan seminar, workshop, dan komunitasnya.

halaman utama website merry riana

5. Website Pemerintah

Website pemerintah berfungsi untuk menampilkan segala hal tentang suatu instansi pemerintahan. Contohnya seperti program, berita instansi, serta layanan digital yang disediakan di dalamnya.

Berbeda dengan jenis website yang lain, website pemerintah tidak bisa dibuat secara sembarangan. Domain yang digunakan pun berbeda, yaitu “.go.id”.

Salah satu contoh website pemerintah adalah website pemerintah Kabupaten Pamekasan. Di dalam website tersebut, kamu bisa menemukan profil wilayah, program instansi, dan juga berbagai berita khusus wilayah Kabupaten Pamekasan.

halaman utama website pamekasan

6. Website Majalah atau Portal Berita

Majalah dan berita punya tujuan yang sama, yaitu untuk menyampaikan informasi. Begitu pula dengan website majalah atau portal berita.

Jika kamu membuat website ini, kamu harus rutin memposting artikel di dalamnya.

Contohnya website Bogor Daily menyajikan berita-berita terkini terkait berbagai topik di sekitar Kota Bogor. Rentang topik yang dibahas pun cukup luas, mulai dari berita politik hingga olahraga.

halaman utama bogor daily

7. Website Non-profit

Sesuai dengan namanya, website non-profit adalah website yang dibuat untuk organisasi atau kegiatan yang bersifat nonprofit.

Biasanya, tujuan utama dari website non-profit adalah mendorong pengunjungnya untuk berdonasi atau mengajak mereka untuk bergabung dengan komunitasnya.

Salah satu contoh website non-profit yang bagus adalah website Yayasan Kanker Indonesia (YKI). Tepat di halaman utama, kamu bisa langsung mengetahui nilai yang dibawa oleh yayasan ini. Ada juga tombol donasi yang memungkinkan pengunjungnya untuk langsung berdonasi.

halaman utama yayasan kanker indonesia

8. Website Portfolio

Website portfolio adalah pilihan yang tepat jika kamu sedang ingin mempromosikan hasil karya atau pengalaman kerjamu.

Jenis website ini sangat berguna untuk mendapatkan peluang proyek atau bahkan pekerjaan baru. Karena, websitemu dapat dijadikan referensi untuk menunjukkan seberapa ahli dirimu dalam suatu bidang.

Contohnya seperti website portfolio Patrick David, seorang developer sekaligus UI/UX designer. Di dalam websitenya. Ia menampilkan karya-karya terbaiknya serta proyek-proyek yang pernah ia kerjakan.

contoh halaman website portfolio

Baca juga: 7+ Ulasan Contoh Website Bagus + Checklist

Manakah Jenis Website yang Ingin Kamu Buat?

Bagaimana? Sudah mendapat inspirasi untuk website yang ingin kamu buat? Mari kita rekap ulang seluruh jenis website yang telah kita bahas di atas:

Sekarang kamu sudah tahu jenis website yang akan kamu buat. Tapi, bagaimana cara membuat websitenya?

Tenang, kamu bisa mempelajarinya di Bitlabs. Di sini, ada materi yang mengajarkanmu langkah demi langkah tentang cara membuat website + optimasinya di Google. Lengkap sekali, bukan?

kursus membuat website

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk daftar di Bitlabs!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

apa itu coding

Apa itu Coding? Penjelasan Super Simpel untuk Pemula

5 strategi pemasaran yang bisa kamu contek

5+ Contoh Strategi Pemasaran Produk Terbaik yang Bisa Kamu Tiru