ide bisnis digital untuk gen z

11+ Ide Bisnis Digital Terbaik untuk Gen Z

Apakah kamu sedang mencari penghasilan tambahan?

Jika iya, kamu berada di tempat yang tepat! Karena, di artikel ini kamu akan menemukan berbagai ide bisnis digital yang menarik untuk dicoba.

Tapi, bukankah ide bisnis ada banyak? Kenapa harus memilih bisnis digital?

Jawabannya simpel, karena kita saat ini sedang berada di era digital. Sudah semakin banyak  pula orang yang melakukan transaksi via online. Jadi, tidak ada salahnya kan memanfaatkan peluang yang ada?

Oke, sebelum kita masuk ke pembahasan utama. Mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan bisnis digital!

Apa itu Bisnis Digital?

Bisnis digital adalah bisnis yang memanfaatkan teknologi dalam proses pelaksanaannya. 

Apakah kamu pernah berjualan lewat media sosial? Itu adalah bisnis digital. Atau mungkin kamu pernah menawarkan jasa via WhatsApp? Itu adalah bisnis digital juga.

Intinya, jika kamu memanfaatkan teknologi yang ada untuk berbisnis. Berarti kamu sedang menjalankan bisnis digital.

Saat ini, peluang bisnis digital memang patut dipertimbangkan. Karena semakin lama, semakin banyak calon konsumen yang beralih ke dunia maya untuk melakukan transaksi. Pengguna internet pun semakin banyak.

digital growth indicators indonesia
Sumber: Hootsuite

Riset menunjukkan bahwa 65% calon konsumen melakukan riset secara online sebelum melakukan pembelian. Dengan kata lain, banyak juga calon konsumen yang datang ke internet dan siap untuk membeli.

Ini artinya apa? Ya, betul sekali. Kamu bisa menarik perhatian mereka untuk membeli apa yang kamu tawarkan! 

Namun, apa yang bisa kamu tawarkan di internet? Banyak. Di bawah ini, kita akan melihat berbagai ide bisnis digital menarik yang bisa kamu coba.

12 Ide Bisnis Digital Terbaik yang Bisa Kamu Coba

Berikut adalah 12 ide bisnis digital yang bisa kamu pilih. Ada berbagai jenis, mulai dari bisnis yang membutuhkan modal hingga bisnis yang tidak butuh modal sama sekali.

Mari kita lihat satu per satu!

1. Memulai Bisnis Dropship

Ide bisnis yang satu ini mulai banyak diminati. Karena, praktiknya cukup simpel.

Kamu hanya perlu mencari pemasok (supplier) produk lalu mempromosikan produknya. Setelah ada yang mau membeli, barulah kamu memesan produknya ke pemasok. Pemasok lah yang  kemudian mengirimkan barangnya langsung ke konsumen.

ilustrasi dropshipping
Sumber: Oberlo

Dengan kata lain, kamu berjualan produk orang lain dengan branding tokomu sendiri. Cara ini memungkinkan kamu untuk berbisnis tanpa perlu memikirkan modal atau biaya stok. 

Contohnya, kamu bisa mencari produk-produk potensial di online marketplace seperti Tokopedia atau Shopee. Lalu mulai mempromosikan produknya di berbagai saluran seperti website atau media sosial.

2. Menjadi Influencer di Media Sosial

Apakah kamu senang menjadi pusat perhatian? Atau mungkin kamu punya bakat atau hobi yang bisa kamu tampilkan? Jika iya, kamu bisa coba menjadi influencer di media sosial.

Tenang, jangan dulu berpikir bahwa influencer itu alay. Walau kerap mendapat cibiran, penghasilan influencer tidak bisa dianggap remeh.

Berdasarkan riset, rata-rata penghasilan influencer Instagram yang memiliki 100 hingga 500 ribu follower bisa mencapai 70 juta Rupiah

Bahkan, influencer Facebook yang memiliki 100 hingga 500 ribu follower bisa memiliki penghasilan setinggi 88 juta Rupiah. Tentunya angka tersebut dapat meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah follower dan subscriber. 

meme influencer

Mengenai sumber penghasilan, sebagian besar influencer mendapatkannya dari iklan atau kerjasama promosi (endorse) dengan suatu brand. 

3. Membuat Blog

Kamu juga bisa mendapat penghasilan pasif dari blog, lho!

Ide ini sangat cocok jika kamu senang menulis. Tak usah berpikir terlalu jauh, cukup cari apa topik yang sesuai dengan hobi atau keahlianmu, lalu tulislah dengan menarik.

Misalkan hobimu adalah memasak. Kamu bisa membuat blog berisikan resep-resep yang pernah kamu buat. Kamu juga bisa melengkapinya dengan berbagai gambar atau video.

Dengan begitu, kamu bisa mengundang pengunjung blog yang tertarik dengan topik tersebut.

Apabila blognya ramai, akan ada banyak pengiklan yang tertarik dengan blogmu. Khususnya pengiklan yang relevan dengan tema blognya. Contohnya seperti bisnis kuliner atau alat-alat masak.

Jika kamu memasang iklan di blogmu, kamu bisa mendapat penghasilan pasif per bulannya. Tentu ini tergantung dari seberapa banyak jumlah pengunjung yang mengklik iklannya. 

Nah, untuk memasang iklan di blogmu, kamu bisa menggunakan Google AdSense.

halaman utama google adsense

4. Membuka Kursus Online

Sekarang tidak hanya kursus offline saja yang diminati. Semakin banyak pula pelajar yang mengincar kursus online.

Alasannya sederhana, karena kursus online dapat diakses di mana saja, kapan saja.

Nah, kamu bisa memanfaatkan peluang ini dengan membuka kursus online. Tentunya kamu harus tahu terlebih dahulu skill yang bisa kamu ajarkan.

Contohnya, misalkan kamu adalah mahasiswa jurusan Matematika. Kamu bisa membuka kursus Matematika online untuk siswa SMP atau SMA. 

Tapi, jangan hanya terbatas pada materi sekolah saja. Karena, kamu pun bisa mengajarkan skill apapun yang kamu kuasai. 

Seperti yang dilakukan oleh Sorelle Amore. Ia membuka kursus online untuk mengajarkan cara membuat selfie secara profesional. 

banner kursus online sorelle amore

Karena, well.. Dia memang pakar dalam membuat selfie yang super estetik.

Untuk membuka kursus online, kamu bisa menggunakan platform seperti Udemy atau Teachable. Setelah itu, kamu bisa mempromosikannya via website atau media sosial. 

5. Membuat Toko Online

Mendengar tentang bisnis digital, pasti pikiranmu langsung tertuju pada toko online, kan?

Wajar saja, karena toko online merupakan salah satu bentuk bisnis digital yang paling umum.

Apakah membuat toko online itu sulit? Tidak juga. Bagian sulitnya adalah membuat bisnisnya berkembang dan bertahan.

Agar toko onlinemu semakin berkembang, kamu perlu memiliki wawasan tentang digital marketing. Selain untuk penetrasi pasar, skill ini akan membantumu menentukan strategi terbaik untuk meraih pasar digital yang lebih luas.

Apakah kamu tertarik untuk belajar digital marketing? Tenang, di Bitlabs ada kelas Digital Marketing yang akan membimbingmu menjadi pebisnis online yang lebih baik.

6. Menjadi Penulis Konten

Selain menulis untuk blog sendiri, kamu juga bisa mencoba menjadi penulis konten di berbagai platform.

Carilah platform-platform yang membutuhkan asupan konten tulisan. Contohnya seperti Geotimes atau Mojok.

Jika tulisanmu diterima dan kemudian dipublish, kamu akan meraih keuntungan dari tulisan tersebut. Tentunya nominal penghasilan yang diberikan bervariasi di tiap platform.

Cara lain untuk menjadi penulis konten adalah dengan menawarkan jasa menulis di website freelance seperti Fiverr, Upwork atau Sribulancer.

banner fiverr

Baca juga: Trik Menulis Artikel SEO agar Masuk Halaman #1 Google

7. Menawarkan Jasa Desain

Desain dalam bentuk apapun–mulai dari poster hingga logo–punya nilai jual yang cukup oke. Jadi kalau kamu punya skill desain, sayang banget kalau tidak dimanfaatkan.

Ada berbagai macam bentuk desain yang bisa kamu jual. Contohnya seperti:

  • Desain logo
  • Desain baju
  • Desain stiker
  • Desain kemasan
  • Desain konten media sosial

Dan sebagainya.. Sama seperti menulis konten, kamu pun bisa menawarkan jasa desain di situs-situs freelance. 

contoh freelance desain kaos

8. Membuat Aplikasi

Pernahkah kamu membayangkan berapa besar penghasilan seorang developer aplikasi?

Saat ini, jumlah pengguna internet dan smartphone semakin meningkat. Bahkan, pada tahun 2025 diprediksi jumlah pengguna smartphone di Indonesia akan mencapai 89% dari total populasinya.

Tentu ini adalah peluang yang sangat bagus, bukan?

Tapi sebentar.. Bagaimana cara membuat aplikasi? Tenang, kamu bisa mempelajarinya di Bitlabs.

Di sini, ada materi Membuat Aplikasi Android yang akan membantumu memahami langkah-langkah pembuatan aplikasi. 

Selain itu, ada pula materi Advanced Android untuk membuatmu jago dalam membuat aplikasi yang lebih kompleks.

materi android bitlabs

9. Menjadi Youtuber

“Jangan lupa like, share, dan subscribe ya!”

Salah satu faktor yang membuat banyak orang tertarik menjadi YouTuber–selain popularitas–adalah penghasilannya.

Tidak tanggung-tanggung, beberapa YouTuber top di Indonesia bahkan bisa meraih penghasilan bulanan mulai dari ratusan juta hingga milyaran Rupiah.

meme youtube

Untuk bisa mendapat uang dari YouTube, ada beberapa persyaratan yang perlu kamu penuhi. Contohnya seperti memiliki akun yang sudah terverifikasi, mendapatkan 4000 jam tayang selama 12 bulan, dan punya minimal 1000 subscriber.

Sumber penghasilan setiap YouTuber bervariasi. Ada yang mengandalkan penghasilan dari iklan, kerjasama endorsement, atau link afiliasi – yang akan kita bahas selanjutnya.

10. Memulai Bisnis Afiliasi

Oke, jadi apa sih yang dimaksud dengan bisnis afiliasi?

Afiliasi adalah bentuk pemasaran di mana kamu mempromosikan suatu produk atau layanan melalui sebuah link atau kode kupon. 

Jika ada konsumen yang membeli berkat hasil promosimu, maka kamu akan mendapatkan komisi.

Dengan kata lain, afiliasi adalah sistem promosi yang menghasilkan komisi.

Ada banyak bisnis yang memanfaatkan pemasaran afiliasi. Sebut saja Lazada dan ZALORA. 

Cara ini dianggap pebisnis menguntungkan karena semakin banyak orang yang bergabung dengan program afiliasi, semakin banyak pula yang mempromosikan produknya.

bisnis digital program afiliasi zalora

Kamu bisa mempromosikan link afiliasimu di berbagai platform. Contohnya seperti website, media sosial, dan–seperti yang disebutkan di atas–YouTube. 

11. Menjual Produk Digital

Dalam berjualan, jangan hanya terpaku pada produk fisik. Kamu juga bisa lho berjualan produk digital.

Nah, sesuai dengan namanya, produk digital adalah produk-produk yang hanya bisa dinikmati dalam bentuk digital. Contohnya seperti:

  • Ebook
  • Video
  • Foto
  • Audio
  • Desain

Produk-produk di atas tentunya bisa langsung kamu pasarkan secara digital juga. Contohnya kamu mempromosikan filter VSCO atau foto yang kamu buat melalui website, akun media sosial, atau platform seperti Fantero.

halaman utama bisnis digital fantero

Pastikan produk digital yang kamu buat unik dan punya nilai tambah yang tinggi. Dan jangan lupa, sesuaikan manfaat produknya dengan minat konsumen.

12. Menawarkan Jasa Pembuatan Website

Bagi UMKM, beralih ke digital merupakan suatu keharusan. Khususnya ketika menghadapi krisis.

Karena, bisnis dapat bertahan lebih lama jika beralih ke platform digital. Dan salah satu cara untuk beralih ke platform digital adalah dengan membuat website.

ilustrasi bisnis digital jasa pembuatan website

Itulah mengapa jasa pembuatan website merupakan bisnis yang menguntungkan ke depannya. Karena kamu bisa membantu bisnis-bisnis baru untuk beralih ke ranah digital.

Masalahnya, bagaimana jika kamu belum tahu cara membuat website? Bitlabs akan mengajarkanmu cara membuatnya. 

Di sini, tersedia materi Membuat Website dengan WordPress dan Membuat Website + Optimasi Google. Keduanya dapat membantumu memahami cara membuat dan mengoptimasi website dengan baik.

Baca juga: Blog vs Website, Perbedaan yang Mesti Kamu Tahu

Jalankan Ide Bisnis Digitalmu bersama Bitlabs!

Di antara 12 ide di atas, manakah yang paling membuatmu tertarik?

Apapun ide yang kamu pilih, langkah terpenting adalah mewujudkannya. Karena jika idenya tidak dipraktikkan, tentu tidak ada hasilnya, bukan?

Seperti yang dijelaskan di atas, ada beberapa ide bisnis digital yang bisa kamu pelajari praktiknya di Bitlabs. Contohnya seperti digital marketing, cara membuat aplikasi, dan cara membuat website.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk daftar di Bitlabs sekarang juga!

One Comment

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

membaca instagram insights

Kupas Tuntas Instagram Insight dan Cara Membaca Datanya

tools gratis untuk cek kecepatan website

7 Tools Terbaik untuk Cek Kecepatan Website [Gratis!]