Cara Belajar Digital Marketing untuk Pemula [Terlengkap]

“Kamu butuh belajar digital marketing nih biar bisnismu berkembang pesat!”

Ucapan serupa contoh di atas rasanya semakin sering terdengar. Bahkan, tiap kali ada kursus atau kelas digital marketing, yang ikut pasti ramai. Kondisi ini muncul berkat terjadinya pergeseran perilaku belanja karena kehadiran internet yang semakin bisa diandalkan.

Jika kamu adalah pemilik bisnis, pasti sadar bahwa sebagian besar pasar jual-beli sekarang ini ya berbasis online. Tidak hanya itu, tren yang terjadi saat ini, semakin banyak orang yang lebih memilih untuk belanja daring dibandingkan harus berdesak-desakan di toko.

Meskipun kamu mungkin memiliki toko fisik, mayoritas konsumen biasanya akan membuat keputusan pembelian setelah terlebih dahulu “meriset” pilihan mereka secara online. Hal ini bisa dilakukan lewat mesin pencari, situs web, maupun membaca atau menonton konten ulasan pelanggan lain.

Nah, di sinilah peran krusial digital marketing berada: kamu harus bisa tampil menonjol di “kanal-kanal riset” tersebut. Apalagi kalau barang atau jasa yang dijual termasuk yang tingkat kompetisinya tinggi.

Artikel ini akan memberimu gambaran lengkap tentang apa itu digital marketing dan cara belajar digital marketing gratis! Jangan tutup tab laman web ini sebelum menyimak sampai tuntas, ya!

Apa Itu Digital Marketing?

Digital marketing adalah aktivitas mengiklankan dan menjual produk kepada pelanggan dengan memanfaatkan berbagai saluran digital. Misalnya seperti media sosial, SEO, SEM, pemasaran email, dan sebagainya.

Berbeda dengan pemasaran tradisional, dengan digital marketing kamu lebih dimudahkan untuk menjangkau audiens dan mengevaluasi performa pemasaran. Sebab, berbagai strategi dan jenis digital marketing yang  umumnya juga menyertakan fitur analytics.

analytics belajar digital marketing

Dengan fitur tersebut, kamu jadi punya data yang lengkap tentang performa bisnismu. Mulai dari eksposur brand, demografi, perilaku, bahkan, minat audiens yang disasar. Aset tersebut bisa dimanfaatkan untuk bahan analisis agar kampanye digital marketing berikutnya berjalan lebih efektif dan efisien.

Selain dari sisi teknis, ada hal lain yang membedakan digital marketing dari promosi tradisional pada umumnya. Yaitu, kemampuan digital marketing untuk membangun relasi dengan target audiens. 

Dengan membangun relasi yang baik, kamu bisa membangun brand awareness atau kesadaran brand yang tinggi. Artinya, akan lebih banyak calon konsumen yang mengenal dan percaya dengan brand-mu.

Untuk mencapai hal yang satu ini, kamu tentu perlu menambah values brand dan menciptakan hubungan bermakna yang sifatnya jangka panjang. Lupakan beriklan gaya lama yang seringkali terkesan memaksa dalam menyodorkan iklan-iklan di depan mata.

Alternatifnya, kamu harus lebih memahami masalah yang dihadapi oleh calon pelanggan dan berempati dengan mereka. Kemudian, tawarkan produkmu yang bisa menyelesaikan masalah mereka. Tentu saja, caranya yang halus yaa. Jangan hard-selling!

7 Macam Digital Marketing

Nah, berikut ini adalah macam-macam digital marketing yang dapat kamu coba untuk meningkatkan eksposur bisnismu.

1. Search Engine Optimization (SEO)

SEO di dunia digital marketing sangatlah populer. Ia bisa dipahami sebagai usaha meningkatkan kuantitas dan kualitas lalu lintas ke situs web yang kamu punya melalui hasil pencarian organik.

Meskipun ada sangat banyak mesin pencarian di luar sana, yang paling populer adalah Google. Strategi SEO yang efektif umumnya mengikuti pedoman khusus yang seringkali diberikan—Google pun punya pedoman ini. Praktik tersebut akan memastikan peringkat situs web-mu berada di halaman pertama hasil pencarian.

Beberapa poin penting yang sering disebut dalam pedoman tersebut antara lain:

  • Kata kunci yang relevan
  • Struktur situs web yang punya navigasi jelas
  • Informasi atau artikel yang relevan berkualitas tinggi (bukan hasil copas)
  • Penggunaan headings untuk memecah konten (menggunakan H1, H2, H3). Hal ini juga berguna untuk membantu mesin pencari memahami struktur konten

Tanpa SEO, hampir tidak mungkin untuk mengembangkan bisnis online secara organik. Apalagi, SEO juga terkait erat dengan elemen pemasaran digital lainnya seperti pemasaran email dan pemasaran konten. Mereka bekerja sama untuk memberikan konten berkualitas tinggi kepada target audiens yang bisnismu punya.

2. Pemasaran Email

Selain SEO, pemasaran email juga menjadi salah satu materi belajar digital marketing paling sepuh. Untungnya, saat ini hampir semua layanan di internet membutuhkan e-mail dalam formulir pendaftarannya. Hal ini membuat pemasaran email masih tetap relevan.

Pemasaran email, jika diterapkan dengan benar dapat berjalan sangat efektif. Laporan dari Campaign Monitor menunjukkan bahwa strategi pemasaran email yang disusun dengan baik dapat menarik pelanggan 40 kali lebih efektif dibanding kombo kampanye di Facebook dan Twitter.

email marketing hulu

Segmentasi adalah komponen penting dari pemasaran email. Segmentasi bisa dipahami sebagai strategi pemetaan target pelanggan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Misalnya dengan membidik karakteristik mereka, kebutuhannya apa saja, maupun kebiasaan belanjanya. 

Hal ini memastikan bahwa kamu bisa menjangkau orang yang tepat pada waktu yang tepat pula.

Misalnya, saat sistemmu mendeteksi calon konsumen tertarik dengan produkmu dan memasukkannya ke dalam wishlist. Kamu dapat mengirimkan email informasi untuk membantu mereka membuat keputusan pembelian.

Selain itu, pemasaran email juga bisa dimanfaatkan untuk tujuan edukasi—tidak melulu promosi jualan. Konten semacam ini dapat berwujud dalam berbagai bentuk. Misalnya email yang kamu kirim berisi artikel blog, ebook, maupun informasi webinar.

3. Search Engine Marketing (SEM)

Sepupunya SEO, nih! SEM mengacu pada semua proses yang terlibat dalam menghasilkan lalu lintas non-organik dari mesin pencari.

Secara praktik, SEM berbeda dari SEO. Inti dari strategi ini adalah membuat iklan berbayar melalui platform seperti Google Ads maupun Bing Ads.

4. Periklanan Digital

Nah, kalau SEM berfokus pada iklan di platform mesin pencarian, periklanan digital mengakomodasi berbagai platform di luar itu.

Periklanan digital mengacu pada setiap strategi dan proses yang terlibat dalam menghasilkan lalu lintas rujukan ke situs yang kamu targetkan. Wujudnya bisa berupa iklan gambar, teks, maupun video yang belakangan semakin banyak berseliweran.

Marketer sering meletakkan iklan digital pada platform yang berbeda. Mengapa? Sebab hal ini tergantung di mana audiens target mereka paling banyak berada.

Contoh platform terpopuler untuk praktik ini antara lain: Google (Adwords), Facebook, YouTube, Pinterest, LinkedIn, dan sebagainya.

Di macam ini, kamu akan menghabiskan budget sesuai dengan jenis iklannya. Misalnya, salah satu jenis iklan di Google dan Facebook yang terpopuler adalah iklan berbayar per klik (PPC). Artinya, pengiklan membayar biaya setiap kali iklan mereka diklik.

5. Pemasaran Konten

Konten merupakan tulang punggung internet. Tak heran kalau kemudian hadir pula yang namanya pemasaran konten.

Tujuan dari pemasaran jenis ini adalah agar konten yang dibuat tersebar luas. Dengan pelibatan audiens, konten-konten yang dihasilkan bisa viral dan mendorong brand awareness.

Untuk memperoleh kepercayaan dari audiens potensial—dan akhirnya mereka mau membagikan konten—bisnismu harus bisa memberi mereka sesuatu yang relevan. Bahasa sekarangnya: relatable.

Konten yang dibuat pun bukan sembarang konten. Namanya juga bagian dari macam digital marketing, di dalamnya kamu harus bisa menyisipkan call to action yang halus (soft selling).  

6. Pemasaran Media Sosial

Pemasaran media sosial melibatkan penggunaan platform media sosial sebagai saluran untuk menjangkau audiens yang lebih besar.

Di medsos, kamu bisa membangun audiens secara organik (dengan konten serta interaksi) maupun lewat fitur iklan yang disediakan. Kehadiran pemasaran media sosial semakin tak terelakkan, mengingat mayoritas pengguna internet melakukan interaksi di situ. Ini jadi ladang subur yang sayang kalau tidak diolah dan kamu lewatkan begitu saja.

Sebagian besar bisnis yang menggunakan pemasaran media sosial memahami pentingnya interaksi yang berjalan secara konsisten. Itulah sebabnya, bisnis pun dituntut untuk menghasilkan konten yang dirilis secara reguler dan tetap memperhatikan kualitas demi meningkatkan brand awareness dan menghasilkan tingkat konversi tinggi.

7. Pemasaran Seluler

Dua dekade lalu jumlah orang yang bisa mengakses internet lewat ponsel masih sangat sedikit. Namun, situasinya sudah benar-benar berubah sekarang ini. Mayoritas pengguna internet mengakses informasi lewat smartphone-nya.

Di sini, pemasaran seluler bisa dibilang masih cocok untuk kamu coba. Ini merupakan teknik pemasaran digital yang melibatkan strategi pemasaran yang berfokus pada pengguna seluler. Dalam hal ini, jenis pemasarannya dapat dikirim dalam bentuk SMS, MMS, aplikasi seluler, maupun situs web yang telah dioptimasi untuk mobile.

Manfaat Digital Marketing untuk Bisnis

Berikut ini adalah manfaat yang bisa kamu peroleh dengan mengoptimalkan digital marketing sebagai bagian dari strategi bisnismu.

  • Dengan budget pemasaran yang lebih rendah dibanding biaya iklan konvensional, kamu dapat membuat kampanye iklan yang efektif dan memonitornya agar kampanye berikutnya bisa lebih optimal
  • Rata-rata waktu yang dihabiskan seseorang dengan gawainya (screen time) terus meningkat seiring berjalannya waktu. Dengan demikian, digital marketing akan terus relevan dan perkembangan ke depannya bakal berjalan dinamis.
  • Ada banyak saluran pemasaran yang bisa kamu coba agar bisa menentukan mana yang paling topcer. Biayanya pun beragam dan umumnya sangat terjangkau.
  • Ruang digital marketing memungkinkanmu untuk menjalin relasi dua arah dengan audiens. Dengan begini, kamu jadi bisa memahami kebutuhan mereka secara lebih baik—dan memenangkan kompetisi.
  • Analisis dari data analytics yang baik memungkinkanmu untuk mengoptimalkan tingkat konversi demi menggaet lebih banyak pelanggan.
  • Digital marketing jadi sarana yang baik untuk membangun kesadaran brand dan menjaga loyalitas pelanggan.

9 Langkah Belajar Digital Marketing untuk Pemula

Untuk belajar digital marketing, kamu bisa memulainya dengan mengeksplorasi setiap elemen pentingnya. Berikut ini adalah aspek krusial yang bisa kamu pakai sebagai panduan:

1. Pelajari kebutuhan pelanggan

Digital marketing mengharuskanmu untuk memahami siapa audiens yang akan ditarget. Semakin detail, semakin baik. Kombinasikan dengan data di analytics.

Dengan begini, kamu jadi tahu apa masalah yang mereka hadapi sekaligus bisa menyediakan solusi melalui produk/jasa yang kamu tawarkan. Selain itu, mempelajari pelanggan juga akan membantumu dalam meningkatkan kesan serta pengalaman mereka terhadap brand.

Di sini, kamu harus bisa menangkap emosi pelanggan agar konversinya lebih tinggi. Buat mereka merasa “nyambung” dengan brand-mu sehingga bisa tampil terdepan.

Cobalah untuk mengembangkan beberapa konten berkualitas dan beragam. Mulai dari artikel, kuis, video, dan sebagainya yang tampil proaktif mengomunikasikan solusi atas masalah yang mereka hadapi.

2. Memahami motif strategi pemasaran

Sebagai seorang pemula, kamu harus memahami apa tujuan utama di balik strategi pemasaran. Kamu wajib untuk melakukan segmentasi apakah strategi utamanya adalah untuk mempromosikan kesadaran brand atau mendapatkan leads. Yang perlu dicatat, kedua tujuan tersebut harus bekerja bahu-membahu untuk memanfaatkan digital marketing seoptimal mungkin.

Membangun kesadaran brand akan membuat bisnismu “aman” untuk jangka panjang. Sedangkan memperoleh leads merupakan tujuan jangka pendek supaya roda bisnismu tetap berputar di tengah kompetisi pasar.

Untuk motif pertama, kamu bisa mamanfaatkan pemasaran konten dan pemasaran email sebagai ujung tombaknya. Sedangkan, motif kedua dapat dimaksimalkan dengan pemasaran media sosial maupun iklan digital.

3. Langsung dalami SEO

Search Engine Optimization adalah strategi digital marketing jangka panjang yang murah dan efektif untuk menghasilkan kesadaran brand sekaligus mendapatkan pelanggan secara organik. Jangan ragu untuk menginvestasikan banyak waktu demi belajar SEO.

SEO akan hadir di banyak konten yang tampil di website-mu. Seiring berjalannya waktu, konten-konten itu akan menjadi prajurit yang siap melesat di muka SERP. Kesadaran brand pun bisa ikut terkerek ke atas dan membantu konversi penjualan.

4. Coba semua saluran digital marketing

Perkembangan dunia digital satu dekade terakhir sungguh menakjubkan. Orang-orang sekarang menghabiskan sebagian besar waktu mereka online. Oleh karena itu kamu jangan ragu untuk mencoba dan mengoptimalkan berbagai saluran digital marketing yang ada.

Beberapa kampanye mungkin bakal optimal untuk dijalankan di Facebook, sementara yang lain lebih pas untuk TikTok. Atau malah pemasaran email lebih cocok? Mungkin saja! Ada banyak cara untuk terhubung dengan audiens bisnismu.

Lagi pula, motif utama di balik kampanye digital marketing adalah untuk terhubung dan terlibat dengan audiens. Jangan ragu untuk mencoba masing-masing saluran yang ada dan evaluasi data engagement-nya. Sortir mana yang paling optimal.

Kombo beragam saluran ini juga dapat membantumu berkomunikasi dengan basis audiens yang lebih luas dan beragam. Brand awareness pun bisa terbangun lebih kokoh.

5. Pelajari strategi pemasaran media sosial

Untuk era sekarang ini, konten yang bisnismu buat hampir bisa dipastikan akan lebih banyak beredar di akun-akun media sosial. Ini adalah ruang terbaik bagi bisnismu untuk membangun komunikasi yang baik dengan mereka.

Tujuan akhir dari strategi ini adalah agar brand-mu terkesan dekat, bisa membangun hubungan dengan mereka, sekaligus mendapatkan lebih banyak konversi penjualan. Strategi media sosial yang tepat adalah salah satu kunci keberhasilan kampanye digital.

6. Pelajari metode monitoring data analytics

Kehebatan dari digital marketing adalah kamu bisa memonitor setiap kampanye bisnismu secara real time.

Dengan tools analytics yang tersedia, kamu akan memiliki informasi lengkap tentang kinerja setiap strategi yang dijalankan. Selain itu, jika ada yang belum perform, tim marketing dapat segera memutar otak guna mengoptimalkannya.

Tenang, dasbor analytics umumnya akan menampilkan informasi penting, baik itu tingkat konversi web, jumlah klik, waktu yang dihabiskan pengunjung, demografi audiens yang ditargetkan, hingga tingkat retensi.

Kamu tidak boleh malas untuk menganalisis Key Performance Indicator (KPI) dan mengambil langkah-langkah guna mengoptimalkan kampanye. Hal ini tidak hanya akan menghemat biaya pengeluaran, tetapi juga mendeteksi sedini mungkin jika ada kampanye yang output-nya tidak sesuai harapan.

7. Pelajari cara komunikasi terbaik sebagai pembeda dari kompetitor

Persaingan bisnis di dunia digital bisa sangat sengit. Apalagi, setiap brand tentu ingin menjangkau calon audiensnya seluas mungkin. Pelajari cara komunikasi terbaik demi mencapai target ini.

Dengan situasi seperti itu, kamu perlu menunjukkan pembeda brand-mu dengan kompetitor. Tunjukkan kepada audiens mengapa brand-mu layak untuk memperoleh perhatian mereka—dan akhirnya lebih dipilih.

Lakukan riset kompetitor agar strategi digital marketing yang akan kamu jalankan bisa tampil lebih efektif. Riset dapat membantumu memahami dan menciptakan atribut yang akan membuat brand tampil beda.

Baca juga: Apa itu Copywriting? Belajar Teknik Copywriting & Menyelami Contohnya

8. Targetkan perangkat mobile

Bukan rahasia lagi bahwa traffic dari gawai mobile telah mengambil alih posisi desktop. Oleh karena itu, sangat penting untuk berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna yang mengakses kontenmu lewat mobile.

Perhatikan faktor-faktor penting seperti: mobile friendly, responsivitas, kecepatan situs, desain, hingga layout ketika dibuka di smartphone. Tidak hanya untuk website, pemasaran email pun wajib memperhatikan hal yang sama. Susun konten dengan layout yang rapi dan nyaman untuk diakses oleh mobile.

9. Permudah akses audiens

Informasikan setiap langkah call to action sejelas mungkin. Jika ada kebingungan, pastikan juga kamu telah menyediakan kolom FAQ maupun kontak yang mudah dihubungi dan tidak berbelit-belit. Manfaatkan kata kunci dengan baik agar pengguna dapat melacaknya dengan mudah. Serta, jangan malas untuk mengumpulkan umpan balik dari mereka.

Bagian ini bisa kamu pelajari dengan meriset kompetitor. Cek website maupun media sosial mereka, kemudian buat daftar untuk mengevaluasi mana yang sudah bagus dan bisa diadopsi, serta mana yang kurang oke dan dapat kamu optimalkan.

Sudah Siap Belajar Digital Marketing?

Kehadiran digital marketing sangat penting jika kamu ingin agar bisnismu bisa terus bertahan dan berkembang di era internet ini.

Apalagi, digital marketing bisa menjadi cara yang efektif untuk menarik audiens seluas-luasnya dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dibanding periklanan tradisional.

Namun, agar sukses, kamu perlu mempelajarinya secara menyeluruh. Tetapkan pula tujuan strategi marketingnya dengan jelas, buat konten yang berkualitas, pilih saluran yang tepat, serta evaluasi analytics-nya.

Kalau masih bingung dan ingin belajar bareng, jangan ragu untuk nimbrung di channel Discord Digital Merketing-nya Bitlabs!

Selamat belajar!

discord digital marketing bitlabs

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0
contoh bahasa pemrograman

15 Jenis Bahasa Pemrograman: Semua Info yang Perlu Kamu Tahu

performance marketing adalah

Performance Marketing: Definisi, Cara Kerja & Strateginya