alasan melamar pekerjaan

LoveLove

Ingin Tahu Jawaban Terbaik untuk Alasan Melamar Pekerjaan? Cek di Sini!

Jika dalam waktu dekat kamu akan menghadapi interview kerja, kamu harus mempersiapkan diri untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan HRD. Salah satunya adalah:

“Apa alasan kamu melamar pekerjaan di sini?”

Ya, patut diakui, pertanyaan ini mungkin terdengar aneh. Karena alasan seseorang melamar pekerjaan tentu untuk mendapat penghasilan, bukan?

Ironisnya, jika kamu menjawab pertanyaannya dengan alasan untuk meraih penghasilan, gaji, dan semacamnya, peluang kamu diterima kerja justru bisa jadi menipis.

Kok gitu? Karena, pada dasarnya pertanyaan ini diajukan untuk mengetes apakah kamu bersedia untuk mendedikasikan diri untuk perusahaan ke depannya, atau tidak. 

Oleh karena itu, di artikel ini kita akan membahas cara terbaik untuk menjawab alasan melamar pekerjaan. Sehingga, HRD bisa yakin bahwa kamu adalah kandidat yang tepat.

Tanpa perlu berlama-lama, yuk kita mulai!

5 Tips untuk Menjawab Alasan Melamar Pekerjaan

ilustrasi berhasil menjawab pertanyaan interview kerja

Berikut adalah beberapa tips yang akan membantumu memberikan jawaban yang tepat saat HRD bertanya tentang alasan melamar pekerjaan:

1. Hindari Jawaban yang Bersifat Personal

Pastikan kamu tidak memberikan jawaban yang sifatnya hanya menguntungkan dirimu. Contohnya seperti:

“Berhubung saya masih fresh graduate, saya ingin tahu rasanya mendapat penghasilan sendiri”

“Saya rasa posisi di perusahaan ini dapat menjadi batu loncatan yang bagus untuk karir saya”

“Salah satu alasan saya tertarik melamar di sini adalah karena letaknya tak jauh dari rumah saya”

Kenapa jawaban-jawaban tersebut bukan jawaban yang bagus? Karena, seperti yang kamu lihat, tak ada satupun jawaban yang berhubungan dengan posisi yang ditawarkan dan perusahaannya.

Dengan kata lain, jawaban-jawaban tersebut tak akan membantumu mendapat nilai lebih dari HRD. Jadi, hindari alasan yang bersifat personal, ya!

2. Jelaskan Kontribusi yang Akan Kamu Berikan ke Perusahaan

Ingat, alasanmu melamar ke suatu pekerjaan bisa jadi alasan mengapa perusahaan tersebut harus melamarmu.

Jadi, berikan alasan bahwa kamu ingin berkontribusi terhadap perusahaan dengan skill dan pengalaman yang kamu miliki.

Pernyataan tersebut bisa didukung dengan keahlian dan pengalaman yang relevan dengan posisi yang kamu incar. Jadi, HRD bisa yakin bahwa kamu memang benar-benar bisa memberikan kontribusi sesuai yang kamu ucapkan.

Akan tetapi, jika alasanmu hanya menguntungkan perusahaan, bisa saja HRD kurang percaya. Karena, mereka juga tentu ingin tahu apa yang kamu harapkan dari perusahaannya.

Jadi, jelaskan bahwa kontribusi yang kamu berikan dapat memberi manfaat untukmu juga. Contohnya, dengan bekerja di perusahaan tersebut, kamu bisa mendapat pengalaman berharga yang akan membantumu menjadi ahli di suatu bidang.

ilustrasi pewawancara kerja puas setelah mendapat jawaban alasan melamar pekerjaan

3. Gunakan Alasan yang Berhubungan dengan Perusahaan

Nah, kamu juga bisa memberikan alasan yang berkaitan langsung dengan perusahaannya. Contohnya seperti:

  • Kamu mengagumi reputasi perusahaannya.
  • Kamu sering menggunakan produk atau layanannya.
  • Kamu kerap membaca berita positif tentang perusahaan tersebut.
  • Kamu ingin terlibat dengan budaya kerja perusahaannya.

Dengan menggunakan alasan tersebut, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu sudah tahu cukup dalam tentang perusahaan yang kamu incar.

Selain itu, alasan ini juga dapat memperkuat alasan bahwa kamu benar-benar tertarik dengan perusahaannya. Sehingga, motivasimu untuk bekerja di sana akan terlihat lebih besar.

4. Jelaskan Bahwa Motivasi Melamar Kerjamu adalah Berkembang bersama Perusahaan

Selain memberikan manfaat untuk perusahaan, jelaskan juga bahwa kamu ingin mendapatkan manfaat dari perusahaan yang kamu incar.

Tapi ingat, alasannya jangan mengarah ke apa yang akan kamu dapatkan (personal gains), tapi apa yang dapat membuat dirimu berkembang (self development). Contohnya seperti:

“Saya rasa lingkungan di perusahaan ini dapat menjadi tempat yang ideal untuk mengembangkan diri dan kemampuan saya”

“Melihat budaya di perusahaan ini, saya yakin bahwa di sini saya bisa menjadi pribadi yang lebih unggul”

Apabila kamu terlihat senang belajar dan mengembangkan diri, bukan tidak mungkin HRD jadi tertarik dengan potensimu ke depannya.

5. Jangan Menunjukkan Keraguan

Situasi interview memang seringkali memunculkan rasa gugup. Tapi, jangan sampai kamu terbawa suasana. Tetaplah berikan jawaban yang tegas dan konsisten.

Salah satu cara untuk membuat jawabanmu terdengar lebih tegas adalah dengan menghindari kata-kata yang memberikan kesan ragu. Contohnya seperti mungkin, sepertinya, barangkali, dan sejenisnya.

Tidak percaya? Coba bandingkan kedua kalimat berikut:

  1. “Saya akan memberikan kontribusi maksimal untuk PT. X dengan seluruh keahlian dan pengalaman yang saya miliki. Khususnya di bidang pemasaran”.
  2. Sepertinya, saya bisa memberikan kontribusi di perusahaan ini dengan keahlian yang saya miliki”.

Sudah jelas kan mana kalimat yang terdengar lebih tegas? Ya, tepat sekali. Kalimat pertama terdengar lebih tegas karena kamu menyampaikan dengan jelas apa yang akan kamu tawarkan.

Sedangkan kalimat kedua terdengar ragu-ragu. Sebab kata sepertinya dapat menyiratkan bahwa kamu belum yakin dengan apa yang kamu katakan.

Contoh Jawaban Alasan Melamar Pekerjaan

Di atas, kamu sudah melihat beberapa tips untuk menjawab alasan melamar pekerjaan. Untuk memperkuat pemahaman, berikut adalah beberapa contoh jawaban berdasarkan tips-tips tersebut:

1. Jawaban yang Bersifat Menguntungkan Bagi Perusahaan

  • “Saya tidak keberatan untuk bekerja di luar kota. Itulah mengapa saya tertarik melamar di sini”.
  • “Saya sudah terbiasa bekerja dengan sistem target. Sehingga pola kerja di perusahaan ini cocok dengan pengalaman saya”.

2. Jawaban Terkait Kontribusimu Terhadap Perusahaan

  • “Bidang yang saya kuasai sesuai dengan posisi yang saya incar”
  • “Saya memiliki track record yang positif di bidang ini. Jadi, saya percaya bahwa saya dapat memberikan performa yang maksimal”

3. Jawaban yang Berhubungan dengan Perusahaan

  • “Saya ingin menjadi bagian dari perusahaan yang sedang berkembang”.
  • “Bekerja di perusahaan market leader merupakan motivasi saya untuk bekerja di sini”

4. Jawaban Berisi Motivasi untuk Berkembang di Perusahaan

  • “Saya ingin mencari tantangan baru di perusahaan ini”.
  • “Lingkungan kerja di perusahaan ini memotivasi saya untuk lebih bebas dalam berkarya”.

5. Jawaban yang Tidak Menunjukkan Keraguan

  • “Saya dapat mengaplikasikan skill dan pengalaman yang saya miliki demi kemajuan perusahaan”
  • “Saya tertarik untuk bekerja full remote sesuai dengan ketentuan perusahaan ini”.

Sekarang Saatnya Memberikan Jawaban Terbaik di Interview Kerja!

Di atas, kamu sudah melihat banyak contekan untuk menjawab pertanyaan tentang alasan melamar pekerjaan. Jadi ketika HRD melempar pertanyaan tersebut, kamu sudah tahu apa yang perlu kamu jawab.

Nah, alasan melamar pekerjaan adalah salah satu dari sekian banyak pertanyaan wawancara kerja yang akan kamu hadapi. Jika kamu ingin mengetahui pertanyaan-pertanyaan lainnya, kamu bisa mengecek artikel ini.

ilustrasi orang sedang menanyakan pertanyaan interview kerja

Oh ya, proses mencari kerja tidak hanya tentang wawancara kerja saja lho. Kamu juga harus tahu cara membuat CV yang berkualitas, hingga memilih perusahaan yang cocok dengan karirmu.

Kabar baiknya, kamu bisa mempelajari itu semua di Bitlabs! Karena, kami menawarkan kelas karir hack yang akan membuka wawasanmu tentang cara meraih pekerjaan yang kamu impikan.

kelas karir bitlabs

Kelas ini akan dipandu langsung oleh HR Professional Consultant yang sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun sebagai Talent Recruiter di perusahaan-perusahaan ternama seperti Tokopedia, Gameloft, dan Accelbyte. Keren, kan?

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk gabung di Bitlabs sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

daftar pertanyaan interview kerja

15 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya

20 ide bisnis makanan kekinian

20+ Ide Bisnis Makanan serta Estimasi Modal dan Keuntungannya!